Selasa, 03 Maret 2015

Gunungkidul Menawarkan Pesona Seribu Pantai

Gunungkidul di DI Yogyakarta menyajikan pesona keindahan pantai selatan yang sangat menakjubkan untuk libur akhir pekan. Tidak cuma satu, namun ada puluhan pantai yang cantik-cantik. Gunungkidul mempuyai pantai dengan seribu pesona. 

DI Yogyakarta, selain terkenal dengan Tugu Yogya dan Keratonnya, juga terkenal dengan sederetan pantai yang cantik di daerah Gunungkidul. 

Gunungkidul, gunung namun kok banyak pantai? Ya, jalan yang dilewati berkelok-kelok dan naik turun, rasanya hampir tidak percaya benar disini ada pantainya. Setelah kurang lebih menempuh perjalanan selama 45 menit dari Kota Yogya, ternyata sampai juga akhirnya. 

Melihat pemandangan yang ada bisa membuat mata Anda melotot dan mulut bengong. Pgal perjlanan semua akan terbayar dengan keindahan pantai. Banyak pantai di sini, hampir sebagian berpasir putih. Pantai yang saya kunjungi adalah Pantai Sepanjang dan Pantai Indrayanti. 

Bentangan laut biru dan pasir putih akan menyejukkan mata dan hati. Di pantai ini ada tebing yang tinggi, yang mana jika kita naik ke atas tebing, pemandangan pantai dari atas tebing sungguh dahsyat!
Lain Indrayanti, lain juga Sepajang. Di Sepajang, mulut saya tak kalah menganga. Sebab di Sepajang ini, pertama kalinya saya melihat secara langsung tanaman rumput laut!

Garis pantainya jauh dari daratan, sehingga kaki saya tak bisa menikmati deburan ombak. Bibir pantai penuh dengan hamparan hijau rumput laut. Nah, apabila, Anda berkunjung ke Sepajang, silahkan nikmati rumput lautnya. Namun ingat, jangan merusak!


Senin, 02 Maret 2015

Menyusuri Keindahan Wisata Alam Yang Ada di Yogyakarta

Selain budaya, keindahan alam DI Yogyakarta juga pantas untuk dikagumi. Satu yang menarik hati adalah Pemandian Tirta Budi alias Blue Lagoon. Disebut Blue Lagoon sebab airnya biru dan bening layaknya oase di padang pasir. 

Ada yang baru dari DI Yaogyakarta, sebuah kolam pemandian dengan air yang sangat bening dan bisa menyegarkan hari-hari Anda ketika berkunjung ke Yogja. Blue Lagoon namanya, sebagai tempat yang harus Anda kunjungi saat ke Yogya, akan tetapi masih kalah populer dari Goa Pindul, Pantai Parangtritis, Taman Sari dan Candi Prambanan. Wajar saja, Blue Lagoon baru-baru ini mulai terkenal pada pertengahan tahun yang lalu. 

Sebetulnya nama asli kawasan yang indah ini adalah Pemandian Tirta Budi, akan tetapi karena airnya begitu bening sehingga terlihat perpaduan warna biru dan hijau toska dari permukaan, maka dikasih sebutan dengan nama Blue Lagoon atau Laguna Biru. Pemandian ini sendiri berupa koalm yang tak begitu ada pancuran air kecil, ditengahnya mengalir air dari batang bambu. 

Dahulu pemandian ini biasa dipakai oleh penduduk setempat untuk kegiatan sehari-hari, akan tetapi keindahan dari kawsan ini akhirnya banyak orang yang berkeinginan untuk berkunjung dan ikut mandi di sana. Meskipun ukuran kolam di Blue Lagoon ini tak besar, ada keunikan disini, yaitu adanya ikan-ikan kecil di dalamnya. Apabila tubuh kita masuk dalam kolam ini, bersiaplah pasukan ikan-ikan kecil tersebut menghampiri. Jangan khawatir ikan tersebut tidak mengerikan seperti ikan piranha. Justru kita akan merasakan sensasi kulit kita digigit lembut mirip seperti terapi spa ikan. 

Tentunya Anda mendapatkan pengalaman yang sangat luar biasa apabila berendam di Blue Lagoon. Selain merasakan airnya yang sejuk dan menyegarkan, rimbun pepohonan di sekitar kolam semakin menambah kesejukan dan keteduhan, pas sekali untuk menghilangkan kejenuhan setelah seharian berkeliling Yogya.

Segarnya harimu di Blue Lagoon, surga yang tersembunyi ini adalah cara terbaru untuk menikmati keindahan alam kota Yogyakarta. Apabila Anda tertarik untuk berkunjung. Tempat wisata Blue Lagoon atau Pemandian Tirta Budi ada di Widodomartani, Ngemplak, Sleman. Untuk menuju kesana Anda bisa melewati dari Jalan Kaliurang km 13 kemudian di sekitaran Indomaret Besi, bisa langsung belok ke kanan atau menuju timur dari sana perjalanan bisa ditempuh kurang lebih sekitar 5 km lagi untuk bisa menemukan Oase cantik tersembunyi ini di Yogya. Selamat traveling!







Kamis, 26 Februari 2015

Pantai Kukup Gunungkidul Memiliki Keunikan Tersendiri

Pantai Kukup Gunungkidul bisa ditempuh dari Kota Yogyakarta dengan mengendarai kendaraan selama 5 jam. Pantai Kukup merupakan salah satu pantai yang terkenal diantara sederetan pantai yang ada di daerah ini. Pantai ini memiliki pasir yang putih terhampar luas yang menambah keindahan pantai ini. Pantai Kukup ini memiliki lokasi laut dangkal yang cukup tenang dengan jarak sekitar 100 m dari pinggir pantai. 

Area dangkal ini di batasi dengan gundukan terumbu karang pada ujung pantai seakan melindungi pantai dari hempasan ombak besar. Area dangkal di pinggir pantai Kukup tersebut berisi terumbu karang, bermacam-macam ikan hias laut unik, bintang laut dan bermacam-macam biota laut lainnya bisa dengan jelas Anda lihat dari atas. 

Apabila terjadi pasang surut, pantai ini masih digenangi oleh air yang jernih terutama di tempat-tempat rendah yang terisolasi. Disini kita bisa mencari ikan hias yang mungkin terjebak di kubagan tersebut. Anda bisa berjalan kaki hingga ke ujung pantai jika laut sedang surut.

Anda harus waspada dengan keberadaan bulu babi atau landak laut di tempat ini terutama di area yang jernih bersama biota laut lainnya. Jangan sampai dipegang atau terinjak dengan telanjang kaki sebab bulu babi mempunyai duri yang sangat beracun yang bisa menyebabkan infeksi, kejang, rasa nyeri dan ada bebrapa kasus bisa menyebabkan sesak napas. 

Di sebelah timur dari Pantai Kukup ini ada sebuah pulau karang yang dikasih nama Pulau Jumino. Antara pantai Kukup dan pulau tersebut dihubungkan oleh sebuah jembatan yang bisa dilalui oleh wisatawan yang akan melihat pulau tersebut dari dekat. 

Di pulau Jumino tersebut ada sebuah gardu pandang yang sengaja didirikan untuk para wisatawan yang mau menikmati pemandangan laut lepas dari pulau tersebut. 

Di tebing sebelah barat Pantai Kukup ini ada banyak gua-gua karang yang selalu digunakan oleh wisatawan dan tempat berteduh dari panasnya sinar matahari. Beberapa dari gua-gua tersebut digenangi dengan air laut yang didalamnya juga terdapat biota laut lainnya. 

Lokasi 
Pantai Kukup berada di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul. Kurang lebih sekitar 1 km sebelah timur obyek wisata pantai Baron atau 25 km ke arah selatan dari Wonosari Gunungkidul Yogyakarta. 

Akses
Dari Yogyakarta Anda harus sampai di Wonosari terlebih dulu dengan jarak sekitar 40 km. Dari Wonosari ambil jalur ke arah wisata Pantai Kukup  baron yang berjarak sekitar 22 km ke arah selatan. 

Harga Tiket
Tiket untuk paket wisata 8 pantai: Pantai Baron, Sundak, Pulang Syawal, Poktunggal, Drini Krakal, kukup, dan Sepanjang adalah sebesar Rp 4.000,-

Fasilitas
 Sarana yang ada di pantai ini terbilang cukup lengkap dan memadai yang terdiri dari tempat parkir, wc umum, warung makan, penginapan, musholla dan berbagai tempat penjual cindera mata khas dari pantai Kukup ini, serta ada juga pedang ikan hias laut ataupun terumbu karang yang di perdagangkan disepanjang pantai. 


Selasa, 24 Februari 2015

Pesona Keindahan Pantai Glagah di Jogja Yang Sangat Menjanjikan

Suka dengan wisata pantai? Pantai Glagah di Kabupaten Kulonprogo Yogyakarta bisa menjadi alternatif. Destinasi yang satu ini berjarak sekitar 40 kilometer arah Barat Jogja, dan 15 kilometer dari Kota wates Ibukota Kabupaten Kulonprogo. Perjalanan bisa dilalui cum dalam waktu sekitar 1 jam dari Jogja menuju arah Purworejo.

Ada beberapa obyek wisata menarik yang dapat dinikmati di sini. Pertama, Dermaga Wisata yang tak jauh dari loket petribusi. Di Dermaga Wisata juga ada sebuah gardu pandang, tempat untuk para pengunjung menikmati pemandangan indah di daerah Muara Sungai Serang – Pantai Glagah. Selain gardu pandang, di sini juga terdapat sarana untuk sholat, kamar mandi dan taman. Dalam beberapa tahun ke depan, daerah ini rencananya akan didirikan menjadi pelabuhan. 

Obyek wisata kedua adalah Laguna yang berada di sekitar 300 meter dari Dermaga Wisata. Laguna di Pantai Glagah merupakan salah satu fenomena alam yang tak banyak dimiliki oleh pantai-pantai lain di Indonesia. Laguna adalah semacam telaga atau danau yangdiakibatkan oleh terjebaknya ombak laut di daratan yang memiliki cekungan cukup dalam. Karena terjebaknya oleh ombak laut ini, maka air laut yang terperangkap di cekungan menjadi genangan semacam telaga. 

Laguna ini membagi kawasan pantai menajdi dua, yaitu daerah yang masih ditumbuhi rumput dan tanaman pantai dengan area penuh gundukan pasir yang berbatasan langsung dengan lautan. Kawasan ini paling sering dipenuhi dengan anak-anak yang mandi atau bermain air di pantai sebab jauh dari ombak. Di Laguna ini juga banyak pengunjung yang mendayung sampan kecil sembari menikmati pemandangan kebun buah naga yang berada di tepi pantai. 

Pantai Glagah juga memiliki wisata air seperti memancing, perahu motor kano atau sampan. Anda juga bisa berkeliling pantai menggunakan kano sewaan. Di hari biasa cuma terdapat 5 hingga 10 kano, namun di hari libur bisa mencapai 15 sampai 20 kano. Akan tetapi selain itu di pantai ini ada juga objek lain yang bisa dijasikan tujuan wisata yaitu Pelabuhan Tanjung Adikarto yang sekarang ini lagi dikerjakan pembangunannya. Pelabuhan ini, rencananya akan dirapati perahu atau kapal dengan berat ratusan ton dan menjadi pelabuhan terbesar di Asia Tenggara. Ada objek lain lagi, yaitu kebun buah naga dan pertanian melon dan semangka yang menjadi produk pertanian andalan di daerah berpasir ini. 

Pada bagian barat dari pantai ini terdapat hamparan perkebunan buah naga yang lalu dikelola menjadi argowisata dengan nama Kusuma Wanadri. Argowisata ini mempunyai luas areal mencapai 3,5 hektar. Saat ini kawasan itu tidak cuma dipakai untuk penanaman buah naga saja melainkan juga dipergunakan untuk kantor, kios, lahan tanaman herbal dan rumah makan. 

Jadi, setiap pengunjung objek wisata Pantai Glagah bisa menikmati sekian macam objek wisata sekaligus. Setidaknya bisa menikmati Dermaga Wisata Glagah, Pelabuhan Tanjung Adikarto, Kabun Buah Naga, Laguna Pantai Glagah dan Pantai Glagah itu sendiri. Seandainya pun belum cukup, maka Anda masih bisa mengunjungi objek lain yaitu Pantai Congot yang berada dalam satu kawasan dengan Glagah. 

Kamis, 19 Februari 2015

Menikmati Pekan Budaya Tionghoa di Yogyakarta

Dalam acara pekan Budaya Tionghoa dilaksanakan setiap tahunnya di Yogyakarta untuk menyambut Tahun Baru imlek dan Cap Go Meh. Di sini traveler bisa menyaksikan pertunjukan barongsai, tari liong dan pertunjukan lainnya. 

Indonesia memang negeri 1.001 budaya, bermacam-macam budaya ada di sini. Tak hanya budaya asli suku yang ada di negeri ini, budaya dari kaum pendatang seperti Tionghoa pun ada di Indonesia. 
Sekitar 9 tahun yang lalu, di Yogyakarta selalu diadakan Pekan Budaya Tionghoa untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Festival yang dipertunjukan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta ini merupakan usaha mempertahankan identitas Kampung Ketandan. 

Untuk kali ini saya mau berbagi susana kirab yang akan diadakan di pusat Kota Yogyakarta. Kirab ini dimulai dari persimpangan Jalan Malioboro hingga persimpangan di depan Museum Benteng Vredeburg. Acara ini menyajikan berbagai atraksi seperti tari liong, barongsai dan ada juga mobil hias. 

Tak hanya penduduk lokal saja, wisatawan asing pun bisa ikut serta dalam menyaksikan kemeriahan acara ini. Antusias penonton begitu besar sampai-sampai jalanan kelihatan sesak dan padat. Sakingpadatnya, tempat untuk berpijak saja hampir tidak ada. 

Untuk traveler yang mau menyaksikan pertunjukan langsung acara ini di Yogyakarta, silahkan datang saja ramai-ramai bersama keluarga atau teman pada awal bulan depan. Pastinya dijamin seru!


Selasa, 17 Februari 2015

Byur! Serunya Basah-basahan di Sungai Elo, Magelang

Nama Sungai Elo di Magelang, Jawa Tengah, memang sangat populer dengan wisata raftingnya. Untuk Anda yang mengaku pecinta olahraga yang menguji wdrenalin dan senang akan basah-basahan, cobalah olahraga rafting di sungai ini. Tentu saja dijamin seru!

Untuk sampai di lokasi wisata ini bisa melalui akses Yogyakarta- Magelang, atau Anda juga bisa menuju dari arah Temanggung – Magelang. Tempatnya tidak begitu jauh dari Candi Borobudur. Saat sampai di lokasi, para pegunjung akan didampingi oleh salah seorang guide dalam satu perahu. 

Di dalam satu perahu bisa di menampung sekitar enam sampai tujuh orang. Untuk tingkat keamanan, dalam setiap pengunjung dapat dilengkapi dengan satu pelampung, stick dayung untuk mendayung perahu dan helm.

Untuk rafting waktunya cukup lama, yaitu sekitar 4 jam. Di tengah-tengah petualangan mengarungi aliran air yang sangat deras, ada beberapa pos pemberhentian untuk sejenak menikmati santapan khas penduduk setempat, dengan satu buah kelapa muda yang sangat menyegarkan.

Pada saat semua sudah selesai, perjalanan akan dilanjutkan kembali hingga selesai. Sungguh suatu kegiatan wisata yang begitu menyenangkan sekaligus menantang adrenalin. 

Anda mau mencobanya? Datang saja, karena untuk biayanya sendiri sekitar Rp 100.000,- per orang. Harga itu sudah termasuk kaus dan lain sebagainya. Selamat mencoba!

Jumat, 13 Februari 2015

Menikmati Pesona Keindahan Wisata Kaliurang Yogyakarta

Di lokasi wisata Kaliurang, terdapat banyak tempat untuk membeli makanan. Untuk urusan yang satu ini, Anda tak usah ragu akan kelaparan. Sangat tepat apabila Anda juga ikut mencicipi berbagai kuliner khas Kaliurang, beberapa diantaranya adalah sate kelinci dan makanan lainnya. 

Oleh-oleh khas Kaliurang yang paling sering dibeli wisatawan yang berkunjung ke sana adalah tempe bacem dan jadah. Jadah ini adalah makanan tradisional yang terbuat cuma dari beras ketan. Sementara tempe bacem adalah tempe yang diolah dengan bumbu utama gula merah.

Jika Anda berkunjung bersama keluarga ke wisata Kaliurang, jangan lewatkan untuk menaiki sebuah kereta unik, warga setempat menamainya Kereta Kelinci. Kereta ini akan membawa Anda dan rombongan mengitari kawasan Kaliurang. Anda juga akan menjumpai Kereta Kelinci ini di terminal Kaliurang.

Untuk satu kali putaran, rute yang akan dilalui adala terminal Kaliurang – Taman Bermain – Gardu Pandang – Wisma Kaliurang – Bumi Perkemahan – Taman Wisata Plawangan Turgo. Masalah harga, tidak usah khawatir karena ongkosnya sangat terjangkau. Anda cuma mengeluarkan uang sebesar Rp 3.000,- per orang untuk bisa menikmati perjalanan menggunakan Kereta Kelinci ini. 

Tidak hanya Kereta Kelinci ini saja yang bisa Anda naiki, Anda bisa menyewa mobil Land rover yang akan membawa Anda berpetualang mengelilingi Kaliurang, dari tempat terjangan lahar Merapi sampai ziarah ke makam Mbah Marijan. Semua tersedia dengan jumlah pilihan jalur yang diinginkan dalam satu mobil bisa menampung sampai 7 orang.

Untuk Anda yang suka berkemah, di Kaliurang terdapat juga bumi perkemahan yang bisa Anda pergunakan. Biasanya, bumi perkemahan ini dipakai untuk acara camping anak-anak Pramuka. Akan tetapi, lokasi ini juga sangat terbuka untuk siapapun yang mau menikmati camping di Kaliurang.

Di kawasan wisata kaliurang juga mempunyai sejumlah tempat untuk peribadatan untuk Anda, dari masjid sampai gereja. Semua itu bisa Anda jumpai di Kaliurang, salah satu spot menarik dan selalu menjadi kunjungan religi bagi para wisatawan adalah Bukit Doa Emalta. Inilah kawasan di mana wisatawan yang beragama Nasrani bisa datang dan berdoa di tempat ini.

Apabila Anda masih ingat pelajaran sejarah, maka di Kaliurang ini pernah terjadi sebuah peristiwa bersejarah, yaitu perundingan khusus antara Indonesia dengan Komisi Tiga Negara pada tahun 1948 yang melahirkan sebuah motulen yang disebut dengan Notulen Kaliurang. bangunan yang menjadi tempat perundingan tersebut dikenal dengan nama Wisma Kaliurang. 

.